Bkxcp

1001 Cerita Sejarah

Kelebihan Menggunakan Domain Hosting Berbayar

membuat website

Dikutip https://sedayubet.org/ ada 2 alasan utama saya menggunakan domain dan hosting berbayar; yaitu (1) Profesional look; (2) Kontrol penuh atas blog saya.

Pertama, Professional look maksudnya adalah untuk memperkuat brandingsaya sebagai seorang dosen, penulis, dan trainer profesional di bidang kewirausahaan dan strategi bisnis. Saat saya berada di sebuah forum untuk berjejaring dan saling bertukar alamat blog, arryrahmawan.net lebih mudah disebut, diingat, dan dilafalkan. Blog lain dari seorang trainer dan dosen yang aktif untuk menulis dengan menggunakan domain berbayar adalah blog jamilazzaini.com.

Kedua, kontrol penuh atas blog saya adalah saya bebas mengutak – atik sistem blog saya secara menyeluruh. Mulai dari upload berbagai macam foto atau menghapusnya, memasukkan script statistik, upload template, optimasi mesin pencari (SEO), melakukan coding, dan mengatur mana halaman yang bisa muncul dan tidak. Umumnya ini dibutuhkan saat kita ingin melakukan full customization di website kita dengan menambahkan fitur – fitur tertentu.

Menggunakan hosting berbayar juga memiliki kelebihan, misalnya optimasi kecepatan dari situs WordPress yang lebih baik. Beberapa layanan hosting ada yang fokus memberikan nilai tambah mempercepat loading speed untuk situs WordPress. Kesimpulannya, jika Anda ingin menjadi seorang serious blogger,atau blogger yang serius dan berkomitmen untuk secara rutin mengurus blog Anda, maka saya menyarankan untuk membeli paket domain dan hostingberbayar. Hanya saja, Anda harus menyediakan kocek yang bervariasi, sesuai dengan kebutuhan blog Anda. Harganya bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per tahunnya, tergantung dari jumlah space dan bandwidth yang diperlukan.

Untuk menggunakan layanan WordPress menggunakan domain dan hostingberbayar, Anda bisa membacanya di artikel Cara Membuat Blog di WordPress, bagian Membuat Blog di WordPress dalam Tujuh Langkah. Di bagian tersebut, sudah dijelaskan dengan lengkap dan sistematis bagaimana caranya menggunakan WordPress di hosting kita sendiri, atau yang biasa dinamakan WordPress self-hosted,

Membuat Blog yang Generik atau Blog yang Spesifik (Niche)?

Sebagai penutup dari panduan ini, sebuah blog umumnya ditulis menggunakan dua gaya, yaitu generik (umum) atau spesifik (niche). Manakah diantara dua gaya ini yang lebih baik? Manakah di antara dua gaya ini yang mampu ‘menarik’ pengunjung dengan lebih banyak?

Pertanyaan itu banyak muncul selama saya menjadi blogger dalam 10 tahun terakhir. Saya banyak menemui rekan – rekan yang ingin memulai blog, kemudian selalu bertanya hal yang sama, “gue mau nulis apa di blog gue? Enaknya topik blog gue tentang apaan ya Ry?”. Kebanyakan dari blogger tidak kunjung memulai untuk menulis karena terlalu banyak berpikir apa topik spesifik yang ingin ada di blognya.

Hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Banyak blogger profesional yang menyarankan kalau ingin membuat blog yang bagus, maka buatlah blog yang spesifik (niche). Salah satu contoh dari sebuah blog yang spesifik adalah blog milik Pak Akhmad Hidayatno yang banyak membahas konsep tentang teknik industri dan pandangan beliau terhadap sistem. Blog yang memiliki topik niche,memudahkan orang untuk mengingat tentang apa blog tersebut, memudahkan blog itu menang dari kerumunan blog yang sudah begitu banyak ini. Istilahnya adalah stand out of the crowds. Salah satu contoh blog niche lainnya adalah milik salah satu trainer muda binaan saya yang fokus mengajar Bahasa Inggris dan Public Speaking,

Sebagai dosen, umumnya tidak sulit menemukan niche untuk dituliskan ke dalam blog. Hal yang sulit umumnya adalah ‘membumikan bahasa’ sehingga konsep – konsep rumit menjadi lebih mudah dan menyenangkan untuk dicerna oleh pembacanya.

Lalu, bagaimana jika kita belum menemukan niche kita? Jika Anda melihat blog saya di http://arryrahmawan.net, Anda akan melihat bahwa isinya banyak dan topiknya beragam. Di satu sisi Anda akan menemukan tulisan saya tentang entrepreneurship. Di sisi lain Anda akan menemukan tulisan saya mengenai bagaimana cara menemukan passion. Di tulisan ini sekarang, bahkan Anda akan menemukan panduan membuat blog WordPress untuk dosen.

Sebuah blog yang tidak terlalu niche karena isinya bermacam – macam. Hal ini dikarenakan saya punya banyak minat, dan saya ingin berbagi informasi seputar minat saya yang semoga bisa memberikan manfaat. Alhamdulillah, blog ini memiliki pengunjung hingga 3.000 – 4.000 orang per hari dan ada begitu banyak pengunjung blog yang terbantu dengan artikel yang ada di blog ini.

Kesimpulannya, baik atau tidaknya blog menurut saya bukan dilihat dari nicheatau generik, karena semua ditentukan dari konten yang ada di dalamnya. Selain kualitas konten, konsistensi untuk selalu memperbarui blog juga penting untuk menarik pengunjung ke blog kita.

Akhir kata, semoga panduan membuat blog ini membantu Anda, khususnya dosen yang belum memiliki blog untuk segera membuat blog dan menyebarkan kebermanfaatan dengan lebih luas.

Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *